08.31

LARON DAN TAHUN BARU

Diposting oleh Imron Tohari

Detak detik
Tik tak tik tak tik tak

Tahun yang selalu berganti
Seperti hujan dengan rimbun harapan
Lampu-lampu berpijar, menyala
Dan laron-laron datang mengitarinya

Tapi laron mesti mengerti
Waktu menyimpan teka-teki
Di setiap ujungnya


( lifespirit, 1 Januari 2012, Pukul 0:04 Wita )

17.54

Pada yang Satu

Diposting oleh Imron Tohari

Pada yang Satu

ada makamku
oh, di Bismillah

( @ Imron Tohari _ lifespirit 16 Desember 2011 )

09.01

Mencintai Tidak Dengan Sederhana

Diposting oleh Imron Tohari


foto pendukung disuting dari http://www.kratonpedia.com/article-tag/1117/workshop.keris.html

Mencintai Tidak Dengan Sederhana
:/Sapardi Djoko Damono


Kuingin mencintaimu walau mesti dengan cara paling rumit
Petani yang menabur benih, memupuk juga
Memelihara tanamannya dari hama

Kuingin mencintaimu biar pun harus dengan cara paling sulit
Sang empu pada hening jiwa menempa baja
Membakar dalam tungku api menjadikannya pusaka jiwa

_________________________________________________
@ Imron Tohari, lifespirit 10 Desember 2011

08.27

Bibir yang Bergetar

Diposting oleh Imron Tohari

aku bertanya pada muhib hakikat Qurban
dari bibir muhib itu keluar hanya satu kata

: hati…

(@ Imron Tohari _ lifespirit 5 November 2011 )

22.35

Pohon Hayat

Diposting oleh Imron Tohari

Pohon ranggas
Angin musim barat kabarkan cinta
Kau adalah hujan
Menjadikan pohon kembali tumbuh daun

Ianya, pohon itu
Aku
___________________________________________
@ Imron Tohari _ lifespirit 4 Oktober 2011
rang•gas a tidak berdaun lagi; luruh (kering) daunnya

19.29

Tentang Hakikat

Diposting oleh Imron Tohari

dari roh masa lampau
kutetak waktu
kudapati

; kematian serupa awal
kehidupan


( @ Imron Tohari _ lifespirit 2010 )

19.26

Suara-suara Batin

Diposting oleh Imron Tohari

bila ketinggian itu sarang
cericit suara di dalamnya itu saripati doa

kita?

( “Suara-suara Batin” by lifespirit 2010)

02.05

Puisi Pendek Judul Di Bawah

Diposting oleh Imron Tohari

Mahal. Harga yang mesti kubayar
saat pecah vas bunga
di dalam hatimu

( "Saat Kupecahkan Vas Bunga Di Dalam Hatimu" by lifespirit 4 Juni 2011 )

06.42

FAKIR

Diposting oleh Imron Tohari

Aku asin garam di lautMU
Bakung rawa-rawa dalam ketidak berdayaanku
Senja merah airmata menyeru
Oh, jantungku bertalu

(by lifespirit 10 September 2011)

11.04

Memahami Kejujuran

Diposting oleh Imron Tohari

lukisan diunduh dari blogger-index.com.jpg



Memahami Kejujuran

Pada jalan kebenaran, kejujuran manusia hendaknya mengalir bebas
Sebab dalam jubah kepentingan, kejahatan hidup tiada mengenal tempat

Saat engkau benar-benar rindu kekasih
Tapi kenapa engkau enggan menukar gelisah dan ketakutanmu
Membebaskan hati berjalan ke tujuh tungku api cinta
Membakar niscaya, menjauhkan diri dari ruh-ruh jahat

Jika kejujuran dijadikan pertaruhan atas nasib manusia
Maka tiada hal paling menakutkan kecuali siksa kubur

_____________________________________________________________
@ Imron Tohari _ lifespirit 1 September 2011, 12.20 WITA

20.28

Inti Puasa, Padamkan Apinya

Diposting oleh Imron Tohari

lukisan diunduh dari insideislam.wisc.edu



Inti Puasa, Padamkan Apinya

Maka, menuju muaraNya
O, duka---

______________________________​___________
@ Imron Tohari _ lifespirit 24 Juli 2011

07.02

Dialektika Rindu 5

Diposting oleh Imron Tohari

lukisan by http://pelangikertas.files.wordpress.com/2008/05/layang-layang_gettyimages.jpg



Rindu itu seperti layang-layang putus dan
Engkau berlari-lari mengejarnya

(“ Dialektika Rindu 5 “ by lifespirit 6 Juli 2011 )

19.12

Iakah Puisi

Diposting oleh Imron Tohari

lukisan diunduh http://static.republika.co.id/uploads/images/headline/ilustrasi-_110527201103-607.jpg



Iakah Puisi

Pu itu hanya pu
Meruang tapi tak, arti
Isi itu inti
Sesuatu yang ada

Puisi itu Pu yang tak pu
Isi yang tak hanya Isi, sebab ada pu
Pu + isi
Dari tak arti
Menjadi makna

("Iakah Puisi" by Imron Tohari _ lifespirit 28 Juni 2011)

Karya di atas terinspirasi karya "KEKURANGAJARANKU" by Muhammad Rain : http://www.facebook.com/notes/muhammad-rain/0263-kekurangajaranku-muhrain/141633132580384?notif_t=note_reply

06.53

Puisi

Diposting oleh Imron Tohari

lukisan by google



Puisi

iakah itu engkau,o,hatiku

(by lifespirit 26 Mei 2011)

05.59

Uban

Diposting oleh Imron Tohari

lukisan by google



Uban


Di depan cermin, mata lelaki itu tak berkedip
Tangannya menyibak rambut di kepala
Tapi kenapa lalu ketakutan berloncatan?

Dalam bayangan cermin
Maka ianya, rambut putih itu berseakan berkata
: untuk apa engkau akan cabut aku

aku itu cinta yang mengingatkanmu arah
menuju pintu wangi senja

__________________________________________________
@ Imron Tohari _ lifespirit 25 Mei 2011

09.10

Di Kolam Matamu

Diposting oleh Imron Tohari

lukisan by google


Di Kolam Matamu


Di kursi taman ini, sore
pertama kali mengenalmu
gerimis yang nyanyi
aku berenang di kolam matamu
dan engkau bahagia

Kini tanpa gerimis yang nyanyi
di kursi taman
sebisanya untuk aku pahami
mencari luka
di kolam matamu
_________________________________
@ Imron Tohari _ lifespirit 13 Mei 2011

07.28

Mei, O, Amuk

Diposting oleh Imron Tohari

lukisan by google


Mei, O, Amuk


Sembilanbelas sembilandelapan
Amoi, o, amuk
Membakar langit
Aqidah mati

Tiang tanpa bendera
Tiktak tik taktik
Negara.Tikam!

Terpikat cendrawasih
Perkosa kitab
O, Garuda ma!ti

Sumpah seranah
Bergulir musim---

Hujan menganak sungai
Cemara tua
Kaukah?Kekasih?

________________________________________________________
@ Imron tohari _ lifespirit 16 Mei 2010/rev/12 Mei 2011

09.52

Negeriku yang Bertanya Siapa

Diposting oleh Imron Tohari

lukisan by google



Di Negeri sendiri betapa aneh kulihat kejujuran serupa hantu
Wibawa pemerintahan negara luruh meluruh; gugur kamboja

Di Negeri sendiri kerakyatan itu parlemen
Parlemen itu kerakyatan: saling tunjuk

siapa yang mencerabuti bulu-bulu Garuda?


("Negeriku yang Bertanya Siapa" by lifespirit 9 Mei 2011)

09.08

Mengetuk Pintu Langit

Diposting oleh Imron Tohari

lukisan by google


Mengetuk Pintu Langit


Aku bertanya pada muhib hakikat Nur
dan kulihat bibir muhib itu bercahaya

Saat muhib kutanya tentang hakikat rasa yang merasa
kulihat bibirnya yang bercahaya itu dilapisi bening air mata

__________________________________________________________________
@ Imron Tohari _ lifespirit 4 Mei 2011

mu•hib Ar n 1 yg mencintai; pencinta; 2 orang yg berusaha terus memahami Allah Swt. krn rindunya untuk menyaksikan keagungan-Nya

08.01

Amuk 1998, Amuk 2010

Diposting oleh Imron Tohari

lukisan by google



Amuk 1998, Amuk 2010


Membakar langit
Amoi,o.Amuk
Aqidah mati

Tiang tanpa bendera
Tik tak tik tak tik
Negara.Tikam!

Terpikat cendrawasih
Perkosa kitab
O, Garuda ma!ti

Tikus berburu kucing
Sumpah seranah
Bergulir musim---

Hujan menganak sungai
Cemara tua

Kaukah?Kekasih?

___________________________________________
@ Imron tohari _ lifespirit 16 Mei 2010

04.48

Kenang Terbayang

Diposting oleh Imron Tohari

lukisan by google



Gerimis, gugur helai-helai bunga akasia
di tanah,ianya, akasia itu, menatap langit senja
bagaimana mungkin mekar bunga tanpa kokoh ranting?

( " Kenang Terbayang " by lifespirit 28 April 2011 )

17.35

Tentang Rasa Cinta

Diposting oleh Imron Tohari

lukisan by google


Tentang Rasa Cinta

dari mana mesti memulai
menggambarkan tentang segala
dirimu. Kumpulan abjad-abjad luka juga
suka yang kau pahat pada tiang-tiang senyum

( @ Imron Tohari _ lifespirit, 9 Juni 2010, Inspiring by Resa Pundarika )

17.11

Tentang Asa

Diposting oleh Imron Tohari

lukisan by google



Sedari kecil hingga dewasa aku
dan semua orang. Membicarakanmu
seperti halnya saat kamu mengintip-ku dari balik kabut
Benarkah aku telah mengenalmu ??

( "Tentang Asa" 9 Juni 2010, Inspiring by Resa Pundarika )

22.40

Tentang Keyakinan

Diposting oleh Imron Tohari

gambar visual by google



Engkau adalah rimba
Beribu jalan beribu semak, dan aku merindukanmu
Tapi tanpa peta seringkali aku tersesat di dalam jiwa

( “ Tentang Keyakinan “ by lifespirit 22 April 2011 )

05.32

Jiwa yang Korup

Diposting oleh Imron Tohari

lukisan by google


Jiwa yang Korup

Di tempat peribadatan,
rindu menangisi senja.

Dalam jubah kepentingan,
kebebasan berteriak: inilah rindu.

( by lifespirit 22 February 2011 )

20.53

Sajak yang Terselip Di Aku-ku

Diposting oleh Imron Tohari

lukisan by google



saat kucumbu malam
kulihat dengar di luar lelaki tua bertanya pada bulan
tentang sinar bintang paling terang
dan ianya, bulan itu berkata

: sesungguhnya terang sinar bintang yang engkau lihat dari bumi tempatmu berpijak, tidaklah seterang sinar ianya bila engkau ada menyemesta di dekatnya. Dan seperti itu pula yang kau dapat akan keyakinan pada Tuhanmu, sedang engkau sendiri tak pernah mendatangi tempatNya.


( "Sajak yang Terselip Di Aku-ku" by lifespirit 3 April 2011 )

18.38

Mencumbu Langit

Diposting oleh Imron Tohari

lukisan by google


Mencumbu Langit


Nuri di pucuk pinus tak lagi nyaring
desahan angin tak lagi mencumbu
ransum kubawa, enggan kusentuh
‘Ainul-yaqin …

Ular pohon pinus
Melungsung kulit
Mataku bersolek
kutakar pada kepedihan,padapada

Pohon pinus
; Nuri
; Ular

Semua, kesemuanya
pada jiwaku berbisik,

“ Bawa kedukaanmu mencumbu
Langit “

_________________________________
@ lifespirit 12.7.08/25.2.09

‘Ainul-yaqin : Kepastian yang diperoleh/didapat dengan penglihatan
Melungsung : Dari kata melungsungi ( jawa ! ) yang bermakna berganti.

18.06

Gedung yang Berkelakar

Diposting oleh Imron Tohari

foto by google



Wah musim senda
Gedung Dewan bersolek
Kursi saling maki beradu cidera

@ " Gedung yang Berkelakar " by lifespirit 1 April 2011

09.08

Berharap Cinta

Diposting oleh Imron Tohari

lukisan by google


Berharap Cinta

semalam bulan mengintip tirai kamarku
kutangkap. pada tiang hati
kuikat cinta
── o,pagi embun

______________________________________
@ lifespirit 8 Agustus 2010

20.14

Sajak Hening

Diposting oleh Imron Tohari

lukisan by google


Sajak Hening

Kenapa kau mencintaiku?
Jatuh sebatang ranting

plung…

( by lifespirit, 2010)

19.50

Hujan

Diposting oleh Imron Tohari

lukisan by google


Hujan

Laron-laron berebut cahaya
Lihat! Tanpa sayap
Mereka mati
Berserak di bawah tingkap

(by lifespirit,2010)

19.33

Senja Memerah

Diposting oleh Imron Tohari

lukisan by google


Senja Memerah

Cemara tua
Langit menganak samudra
Kaukah? Kekasih?

( lifespirit 2010)

19.23

Doa yang Terpasung

Diposting oleh Imron Tohari

lukisan by google


Doa yang Terpasung

bibir memintal harap
sedang laku
tak berjejak di mihrab

(lifespirit 2010)

07.09

Gaza

Diposting oleh Imron Tohari

lukisan by google


Gaza

Bagaimana tega kurangkai dukamu pada puisi
Bila negeriku sendiri kini tanpa Nabi

( Imron Tohari _ lifespirit 2010 )

06.43

Negeri Para Lintah

Diposting oleh Imron Tohari

lukisan diunduh dari google


betapa aneh kulihat kemerdekaan jadi hantu
negeri letih

di mata orang tertindas kejujuran serupa pohon keadilan yang
ranum buahnya memanjakan para penguasa munafik

di dalam kubur, kebenaran itu tulang belulang
ianya, tulang belulang itu tiada berpangkat


("Negeri Para Lintah" by lifespirit 21 jan 2011)

07.00

Air yang Terkumpul Di Ceruk Tanya

Diposting oleh Imron Tohari

lukisan diunduh dari google


Air yang Terkumpul Di Ceruk Tanya

duhai wahai engkau pecinta di istana hati cinta saat engkau pertanyakan arti kemahadayaan tiadakah engkau lihat butir air terkumpul di antara kerut merut kulit wajah ibumu yang mulai terkikis usia dan atau bahkan telah engkau permudahkah pemahamanmu tentang belahan jiwa yang kau tasbihkan dari tulang rusuk yang lalu bergelut dengan ajal demi setetes mani yang engkau eramkan di rahim suci.

(lifespirit 26 January 2011 )

05.18

Rindu Kamu

Diposting oleh Imron Tohari


lukisan diunduh dari google

Rindu Kamu

sore yang gerimis
kutuang secangkir rindu
dari poci tanah liat
yang engkau buat untukku

_____________________________________
Imron Tohari _ lifespirit 23 November 2010

07.49

Cinta

Diposting oleh Imron Tohari


lukisan diunduh dari google

Cinta

Laut luas ombak mengayun,
engkau layarkan perahu hati bertalu.

( Imron Tohari _ lifespirit 19 February 2011)

18.53

Dialektika Rindu 4

Diposting oleh Imron Tohari



lukisan diunduh dari google

Dialektika Rindu 4

Rindu itu saat kulihat kalender,
angka-angka menjelma engkau.

( by lifespirit 10 Februari 2011 )

19.26

Warna Ungu Lembayung

Diposting oleh Imron Tohari



foto diunduh dari http://atiek1704.files.wordpress.com/2010/07/


Warna Ungu Lembayung

Temaram cahaya sisakan bayang
Satu pohon di halaman
Oh, ranting itu terlalu ringkih
Manahan jatuh helai dedaun di ujungnya
Diri ini pun letih bercerita, tapi

Ianya, pohon itu
Ada tergurat namamu

___________________________________

@ Imron Tohari _ lifespirit 3 February 2011

18.51

12 Sajak Pendek Tentang Rindu

Diposting oleh Imron Tohari


Lukisan karya Khalil Gibran diunduh dari http://www.mypulau.com

12 Sajak Pendek Tentang Rindu



1/

Ribuan kilo dibelah jarak
sendiri duduk di beranda
ranum mangga di halaman begitu menggoda

kemarilah, rujak manis buah mangga kesukaanmu ini
tlah lama memendam rindu

( “Ingat Kamu “ by lifespirit 26 Januari 2011 )


2/

Ketika gemerisik daun bambu diikuti sahutan jangkerik
senja melenggang
menghantar rindu ke peraduan malam

Digoda rindu siapa peduli batang bambu dan jangkerik di luar kedinginan?

( “Digoda Rindu” by lifespirit 26 Januari 2011 )


3/

Hujan angin berkepanjangan
daun jendela diketuk-ketuk resah
usai gemuruh seketika bangkit ingat mihrab

( “Jendela yang Resah “ by lifespirit 26 Januari 2011 )


4/

Rindu itu saat awan di langit kelam memanjang lalu turun hujan, dan
engkau sibuk mencari mantel yang entah engkau simpan di mana

(“Dialektika Rindu 1” by lifespirit 26 Januari 2011 )


5/

Rindu itu kepompong tua melahirkan kupu-kupu yang
Menari-nari lalu hilang dari pandangan mata

(“Dialektika Rindu 2” by lifespirit 26 Januari 2011 )


6/

Rindu itu engkau yang kadang datang serupa kalimat
: sudah makan belum?

(“ Dialektika Rindu 3 “ by lifespirit 26 Januari 2011 )


7/

Rindu itu saat kulihat kalender,
angka-angka menjelma engkau.

( “ Dialektika Rindu 4 “ by lifespirit 10 Februari 2011 )


8/

Rindu itu seperti layang-layang putus dan
Engkau berlari mengejarnya

(“ Dialektika Rindu 5 “ by lifespirit 6 Juli 2011 )



9/

Sendiri mendayung biduk berteman suling nyanyikan sunyi
Mata menatap tepi telaga pohon hijau kenangan bangkitkan rindu menyayat--- hati
Di pusara asa genangan air mata akankah mengembalikan engkau dari rumah abadi?

(“Nyanyian Suling Menyayat-nyayat” by lifespirit 27 Januari 2011 )


10/

Pertemuan ulang pada lipatan waktu kemarin
mengingatkan aku akan indah bunga saat remaja
Kini bunga itu tidak mekar sendiri seperti di taman kala masa

Oh bunga asmara, biar musim tlah berganti, kenapa engkau tinggalkan kenang?

(“Ada Namamu Di Lipatan Waktu” by lifespirit 27 Januari 2011 )


11/

Dalam ramai perasaan terasa sepi
Diam-diam bayanganmu melintas di lipatan mata

(“Perasaan yang Diam-diam Rindu Kamu” by lifespirit lifespirit 27 Januari 2011 )



12/

Anak umur dua tahunan itu masih menangis di gendongan ibunya
sambil menunjuk-nunjuk mainan robot yang ada di etalase toko sebuah mall
ah, menatapnya aku mendengar suara memanggil-manggil namaku di waktu kecil.

(“Suara yang Memanggil Namaku Di Waktu Kecil” by lifespirit 27 Januari 2011 )

06.04

Disalib Peradaban

Diposting oleh Imron Tohari


lukisan di unduh http://www.lukisan.nl/content/large/Faizin_Apakah_Hukum_Berpihak_kepada_Rakyat.jpg

Disalib Peradaban


di mural-mural kota
orang lalu lalang mencari mata
di istana negara
perkongsian politik lahan paling subur menggali kubur…

saat jiwa tak lagi jelas mendengar detak kerohanian
jarum waktu serupa jahanam jatuh tepat menancap di batok kepala

___________________________________________________________

@ Imron Tohari _ lifespirit 24 januari 2011)

06.00

Iakah Itu yang Menatapku Dari Sebalik Nurani

Diposting oleh Imron Tohari

lukisan diunduh dari google




Di muka cermin rupa diri bermain dakon
Dalam nurani kejujuran menelanjangi diri

( "Iakah Itu yang Menatapku Dari Sebalik Nurani" by lifespirit 14 Januari 2011 )

06.56

Mengumpulkan Repihan Mata

Diposting oleh Imron Tohari

lukisan diunduh dari google




Mengumpulkan Repihan Mata

Tahun demi tahun bertanya tentang nasib
Mengumpul repihan mata
Kuayun-ayun sunyi
Kenapa kehidupan tidak hanya ada jalan suka?
Lalu kukata pada jiwa yang letih
Jangan peduli matahari yang berlagak jadi malaikat
Dan angin yang suka menyalib ketakberdayaan
Tapi dengar
Suara burung malam yang berkericau
______________________________________________
@ Imron Tohari _ lifespirit 9 Januari 2011